Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi

Kebakaran melanda pabrik sandal PT Porto di Jalan Raya Solo-Sragen, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Minggu (19/7/2026) pagi.
Asap hitam tampak membubung tinggi dari kawasan pabrik saat petugas berupaya memadamkan api.
Pantauan Kompas.com di lokasi, asap pekat masih terlihat membumbung dari area pabrik.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari Karanganyar dan daerah lain di Solo Raya masih berjibaku menjinakkan kobaran api.
Di sisi lain, para pekerja terlihat mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari sekitar lokasi kebakaran.
Kapolsek Kebakkramat Iptu Marindra Prasetya mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 08.45 WIB.
Menurut informasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di sisi barat atau bagian belakang gudang penyimpanan sandal.
"Kita masih dalami, tapi info awal ada korsleting listrik di sisi barat, sisi belakang dari gudang sandal PT Porto," kata Marindra kepada Kompas.com, Minggu.
Tujuh Armada Dikerahkan
Marindra mengatakan, proses pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran dari sejumlah wilayah di Solo Raya serta para relawan.
Sebanyak tujuh armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke bagian lain pabrik.
Menurut dia, saat kebakaran terjadi, aktivitas produksi di pabrik sedang berhenti karena bertepatan dengan hari libur.
"Karena hari Minggu hari libur, tidak beroperasi," ujarnya.
Warga Berkerumun di Lokasi
Kebakaran tersebut menyita perhatian pengguna Jalan Raya Solo-Sragen yang melintas di depan pabrik. Sejumlah warga tampak berhenti untuk menyaksikan proses pemadaman.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan api yang membakar gudang di area pabrik.
Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran serta belum dapat memastikan besaran kerugian akibat peristiwa tersebut.
Sebelumnya: 6 Maskapai Akan Terbang dari Bandara Husein Sastranegara, Ini Rutenya
Selanjutnya: Daftar 15 Wali Kota, Bupati, dan Gubernur Hasil Pilkada 2024 yang Ditangkap KPK dari 2025-2026
Artikel Terkait
- Pengguna Lama iPhone Makin Setia, Sedikit yang Pindah dari Android
- Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
- 15.080 Pelari Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla di Riau Bhayangkara Run 2026
- Zulhas Janji KDKMP Bakal Serap Hasil Panen: Tidak Boleh Petani Dirugikan
- Bobby Akan Bangun Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Barang Saat Cuaca Buruk
- Geledah 3 Rumah Tersangka, KPK Sita Dokumen Terkait Pemerasan Bupati Sukoharjo
- RUU Masyarakat Adat Ditargetkan Sah Jadi UU pada Periode Presiden Prabowo
- 3 Aktor Intelektual Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Divonis 10-13 Tahun Penjara
