Merasa Jengkel Aliran Sungai Citaringgul Dikotori, Puluhan Emak-emak di Babakan Madang Turun Gunung

Sampah Rumah Tangga hingga Popok Bayi Menumpuk
Ainun mengungkapkan, jenis tumpukan sampah yang ditemukan oleh warga di sepanjang aliran Sungai Citaringgul sangat beragam. Namun mayoritas di antaranya merupakan limbah rumah tangga berupa plastik yang sulit terurai.
"Semua sampah ada. Dari pampers, sisa makanan, sampai sampah plastik bekas belanjaan," ungkap Ainun merinci jenis limbah yang diangkat warga.
Pembersihan Sungai Diproyeksikan hingga Satu Bulan
Sementara itu, perwakilan dari PT SGC Township Manajemen Sentul City, Wawan, menjelaskan bahwa puluhan warga yang turun ke sungai tersebut berasal dari beberapa wilayah sekitar, seperti Kampung Kadumangu, Cicadas, Salareh, hingga Leuwijambe.
Wawan menyebutkan bahwa progres pembersihan total aliran sungai ini diupayakan dapat selesai secepat mungkin oleh tim gabungan.
Namun, melihat volume sampah yang terus menumpuk dalam jumlah cukup banyak, aksi bersih-bersih ini diproyeksikan bakal memakan waktu dari hitungan hari hingga satu bulan ke depan.
"Ya paling cepat seminggu. Tapi kalau memang masih banyak, bisa sampai satu bulan," ujar Wawan.
Ia pun sangat menyayangkan masih maraknya aktivitas pembuangan sampah ilegal yang diduga dilakukan oleh warga dari luar wilayah tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, para oknum ini kerap membuang bungkusan sampah dari atas jembatan secara sembunyi-sembunyi pada saat dini hari.
"Banyak orang yang suka buang sampah dari atas jembatan itu. Kemarin sudah kami bersihkan, paginya sampah sudah menumpuk lagi," kata Wawan.
Sebelumnya: Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika
Selanjutnya: Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
Artikel Terkait
- Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika
- Air Bersih di Kelapa Gading Jakut Mengalir Kecil Hari Ini? PAM Jaya Ungkap Penyebabnya
- Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
- Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie
- Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
- Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Pakar Sebut Hukuman Pelaku Bisa Diperberat
- Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi
- BI Ingin Perkuat Posisi Indonesia sebagai Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia
