Lagi Cari Kayu, Warga Temukan Kerangka Manusia di Pesisir Lampung Selatan

Penemuan kerangka manusia terkubur di pinggir pantai membuat geger warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Kerangka tersebut ditemukan seorang warga yang sedang mencari kayu.
Dilansir detikSumbagsel Minggu , bagian tubuh kerangka manusia itu terlihat akibat pasir tersapu ombak. Penemuan kerangka manusia itu terjadi pada Sabtu siang pukul 11.20 WIB.
Kerangka manusia itu ditemukan seorang warga yang mencari kayu di kawasan pesisir. Awalnya warga tersebut melihat bagian tubuh yang mencuat dari timbunan pasir.
Setelah didekati, warga menduga temuan tersebut merupakan jasad manusia dan langsung melaporkannya kepada aparatur desa. Laporan itu diteruskan oleh Kepala Desa Legundi kepada Camat Ketapang.
Dua personel Damkarmat tiba di lokasi pukul 11.45 WIB setelah menerima laporan. Petugas kemudian berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan unsur terkait untuk melakukan evakuasi terhadap kerangka manusia tersebut.
"Kami menerima laporan dari pihak kecamatan terkait penemuan kerangka manusia di pesisir Desa Legundi. Personel Posko Damkarmat Ketapang langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi bersama aparat kepolisian dan pemerintah setempat," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan Rully Fikriansyah.
Sebelumnya: Hasil CKG Ungkap Remaja Mulai Alami Depresi hingga Hipertensi
Selanjutnya: 3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Kekeringan di Jateng
Artikel Terkait
- Bekas Lahan Sampah di Sukmajaya Depok Kebakaran, 2 Orang Berhasil Dievakuasi
- Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Jakpus, Ponselnya Terdeteksi di Jakut
- Mobil Tahanan Disiagakan Dekat Lokasi Demo Mahasiswa, Polisi: Antisipasi Penyusup
- Mengapa SD Negeri Terus Kekurangan Murid Baru?
- Dihuni Cuma 350 Orang, Flam Desa Surga di Balik Keajaiban Film Frozen
- Khofifah Minta Perizinan Online guna Cegah Korupsi Dikebut, Ini Kata Dinas ESDM Jatim
- OTT KPK, Pemkab Lombok Barat Pastikan Administrasi Pemerintahan Tetap Berjalan
- Menuntut Negara: Bangsa Penagih atau Pencipta?
