Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing

Polda Riau menggelar apel pasukan guna memastikan kesiapan pengamanan Riau Bhayangkara Run 2026. Selain menjamin keselamatan ribuan pelari, apel pasukan yang dirancang sebagai kampanye Green Policing ini juga diharapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam pelestarian alam dan lingkungan.
Apel pasukan yang dipimpin oleh Karoops Polda Riau, Kombes Ino Haryanto ini digelar di halaman Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Kamis pagi. Kegiatan apel dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda Riau, unsur TNI, serta instansi pemerintah daerah terkait.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Dansat Brimob Polda Riau, Dir Samapta Polda Riau, Dir Polairud Polda Riau, Kapolresta Pekanbaru, serta perwakilan dari Ditlantas dan Bid Propam Polda Riau.
Dalam amanat tertulis Kapolda Riau yang dibacakan oleh Karo Ops Polda Riau, ditegaskan bahwa Riau Bhayangkara Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026 mendatang, bukan sekadar ajang perlombaan olahraga lari biasa. Event berskala besar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi wadah edukasi lingkungan melalui program Green Policing.
"Melalui olahraga, kita mengajak masyarakat Provinsi Riau, Nusantara, bahkan mancanegara untuk merayakan Hari Bhayangkara. Di samping itu, kegiatan ini menjadi media penyampai pesan bahwa Provinsi Riau peduli terhadap lingkungan hidup melalui Green Policing. Kita ingin memberikan keadilan bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada lingkungan dan alam," ujar Kombes Ino.'
Pihak kepolisian juga terus berupaya mengedukasi masyarakat dari segala usia untuk mengubah pola pikir agar lebih peduli terhadap kelestarian alam, salah satunya lewat kebiasaan menanam pohon sejak dini.
Sementara itu, dalam arahannya, Kombes Ino meminta seluruh personel yang terlibat, baik yang bersumber dari jajaran Polda Riau, Polresta Pekanbaru, perwakilan Polres Kampar, Polres Pelalawan, Polres Dumai, unsur TNI, hingga Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup , untuk memastikan kesiapan fisik dan operasional peralatan pengamanan.
Kombes Ino menekankan pentingnya pembagian tugas yang presisi, mulai dari pengamanan rute pelari, sterilisasi area parkir, kesiapsiagaan tim medis, hingga pengelolaan kebersihan sampah pasca-acara agar tidak memicu respons negatif di media sosial.
"Kita tidak ingin setelah acara selesai muncul komplain di media sosial terkait peserta yang tidak tertangani saat mengalami gangguan kesehatan, kehilangan kendaraan, ataupun gangguan kamtibmas lainnya. Berikan jaminan keamanan dan keselamatan maksimal kepada seluruh runners dan masyarakat yang hadir," imbuhnya.
Menurut Kombes Ino, suksesnya event Riau Bhayangkara Run 2026 tersebut akan membawa nama baik Provinsi Riau di kancah nasional maupun internasional. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup diminta bergerak cepat menjaga kebersihan lokasi acara seperti kesuksesan tahun lalu, dan tim kesehatan bersiaga penuh mengantisipasi gangguan fatal pada fisik peserta.
Lihat juga Video: Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Bawa Misi Selamatkan Bumi
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri dan TPPU
Selanjutnya: Dishub Ungkap Penyebab Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung 10 Jam Lebih
Artikel Terkait
- 2 Pembobol Toko Sepatu di Bekasi Dicokok, Pelaku Juga Garong 2 Minimarket
- Hadiah Juara Piala Dunia bagi Pemain Spanyol, Satu Orang Sembilan Miliar Rupiah
- MenPPPA Bakal Kawal Kasus Bocah Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri
- Halte Kebon Sirih Arah Kota Akan Ditutup 3 Hari, TJ Siapkan Alternatif
- Kuasa Hukum Eks Dirut Bank Bengkulu: Klien Kami Pidana Perbankan bukan Korupsi
- Iran Akui Salah Tembaki Kapal-kapal di Selat Hormuz
- Banjir Rob Masuk Sekolah, Disdik Surabaya Sebut MPLS Tak Terganggu
- Nasihat Umur Panjang dari Centenarian Asal Isle of Man: Jangan Melakukan Sesuatu secara Ekstrem
