Penampakan Pria Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15

Polisi menangkap pria berinisial MY yang mengirim ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku tampak tertunduk setelah ditangkap.
Pantauan detikcom di Mapolres Jakarta Selatan, Senin , terlihat pelaku mengenakan baju berwarna merah dan celana berwarna abu-abu. Pelaku juga mengenakan masker.
Pelaku hanya tertunduk saat turun dari mobil polisi. Didampingi tiga anggota, pelaku masuk ke Mapolres Metro Jaksel dengan kondisi tangan diikat cable ties.
Polisi mengungkap motif pelaku mengirimkan ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa, Jaksel. Pelaku berdalih iseng.
"Untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Senin .
Namun pihak kepolisian masih mendalami keterangan pelaku. Polisi bersama Densus 88 Antiteror masih melakukan pendalaman, termasuk soal background pelaku.
"Sedang kami dalami terus dari penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror," ujarnya.
Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Pihak kepolisian masih memeriksa pelaku.
Simak Video 'Pramono Minta Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah Didalami':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Dalih Pasangan Gelap Mau Titip ke Panti Asuhan Sebelum Buang Bayi di KA Sancaka
Selanjutnya: Update Korban Balon Gas Meledak di Bali, Tiga Orang Masih Dirawat
Artikel Terkait
- 4 Hal Diketahui soal Anjing Husky Dibacok di Bekasi
- Keir Starmer Lengser, Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris
- Buntut Kecelakaan Maut, Sejumlah U-turn Ilegal di Jalur Pantura Indramayu Segera Ditutup
- Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur Pesanan Laptop Warga Jakpus, Polisi Selidiki
- Tekanan Ban Truk 200 Psi: Ancaman Serius Bagi Pengendara Motor
- Jaringan Judi Online Terungkap di Purwakarta Libatkan WNA, Omzet Capai Rp 96 Miliar
- Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA
- Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri
