Prabowo Instruksikan Seluruh Kementerian Bantu BGN untuk Benahi MBG

Salah satunya, Prabowo meminta agar masyarakat yang masuk golongan mampu dicoret dari daftar penerima MBG.
"Tetapi mereka yang berada di desil yang di bawah, di daerah yang tertinggal, di daerah yang memang prevalensi stunting-nya tinggi dan sebagainya, silakan diberikan," sambung dia.
Bahkan, menurut Agustina, Prabowo juga mempersilakan BGN untuk kembali mengkaji nominal harga dalam satu porsi MBG.
"Apakah 15.000 itu memang juga cukup? Silakan kaji. Jika memang tidak cukup berapa angkanya? Itu pesan-pesan secara umum lah," ucapnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga meminta BGN mengkaji penerima manfaat MBG selama satu bulan ke depan.
BGN juga diminta menata Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG agar sesuai standar.
"Penataan SPPG, itu juga beliau bilang silakan dikaji, silakan dilihat yang memang secara kualitas memenuhi standar dan sebagainya, itu silakan dilakukan koordinasi dengan pihak kementerian Kemenkeu dan sebagainya," ungkapnya.
Sebelumnya: Iran Serang Bahrain, Klaim Hancurkan Pusat AI dan Fasilitas Drone AS
Selanjutnya: Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
Artikel Terkait
- Misteri Kerangka Tanpa Kepala di Pantai Legundi, Polisi Duga Korban Meninggal akibat Tenggelam
- Warga Diimbau Siapkan Cadangan Air Selama Perawatan IPA Hutan Kota
- Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?
- Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Kejagung Pelajari Alat Bukti dari Polri
- Pasokan Air PAM di Cengkareng Jakbar Ditargetkan Kembali Normal 23 Juli
- Presiden LaLiga Konfirmasi Barcelona Kembali ke Aturan Rasio 1:1
- Menteri HAM Kerahkan Tim untuk Kawal Penyelesaian Konflik di Adonara
- Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
