Memanas! AS Bombardir Penyimpanan Rudal Iran Selama 90 Menit

Militer Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan serangkaian serangan selama 90 menit terhadap Iran. Serangan terbaru ini menyasar lokasi penyimpanan dan peluncuran rudal Iran.
"CENTCOM meluncurkan amunisi presisi terhadap sistem pertahanan pantai dan lokasi penyimpanan dan peluncuran rudal jelajah di Pulau Greater Tunb selama gelombang serangan 90 menit tersebut. Serangan tersebut semakin melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang kapal dagang di Selat Hormuz," kata Komando Pusat AS dilansir CNN, Rabu .
Pulau Greater Tunb adalah salah satu pulau kecil yang terletak di dekat pintu masuk barat Selat Hormuz. Dilaporkan pentingnya beberapa pulau pada bulan Maret, termasuk Greater Tunb, yang disebut oleh seorang peneliti sebagai "benteng pertahanan" Iran.
Serangan dimulai pukul 06.00 pagi waktu setempat dan selesai pukul 07.30 pagi, kata militer AS. Komando Pusat as juga memposting video yang tampaknya menunjukkan pencitraan termal dari serangan tersebut.
Sementara itu, lebih dari 260 orang terluka dalam serangan AS baru-baru ini terhadap Iran, kata Kementerian Kesehatan negara itu hari ini.
Ini termasuk setidaknya tiga wanita dan enam anak-anak, menurut Hossein Kermanpour, juru bicara Kementerian Kesehatan.
"Sejauh ini, 222 dari korban luka telah dirawat dan dipulangkan," tambahnya.
Kermanpour mengatakan luka-luka tersebut diderita selama "gelombang serangan terbaru terhadap Iran," tetapi tidak menyebutkan jangka waktu yang tepat. CNN tidak dapat memverifikasi angka tersebut secara independen.
Sebelumnya hari ini, juru bicara pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani mengatakan lebih dari 30 warga sipil telah tewas dalam serangan AS di wilayah selatan Iran dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, setidaknya tujuh personel militer Iran tewas dalam serangan AS semalam yang menargetkan pangkalan militer di tenggara negara itu, kata tentara Iran.
Simak juga Video 'Ditanya Sampai Kapan Serang Iran, Trump: Lanjut Hingga Kubilang Cukup':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Perkuat Sinergi, Kapolresta Sambangi Kajari Tangerang dan Dandim Tigaraksa
Selanjutnya: Sahara Barat: The Odyssey Christopher Nolan dan Bayang-Bayang Sejarah yang Belum Tuntas
Artikel Terkait
- Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG
- Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi
- Si Ganteng Jude Bellingham Punya 2 Rumah Mewah, Tembus Rp 293,4 Miliar
- HNW Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global
- Dampak Regrouping Sekolah Tanpa Kajian Matang, Guru Honorer hingga Siswa Miskin Terancam
- Dituding Mangkrak, Manajemen LRT City Pastikan Proyek Berlanjut, Pendanaan Masih Dicari
- Chelsea Islan Melahirkan Anak Pertama
- Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog
