BNPB Resmikan 52 Unit Rumah Bantuan untuk Korban Konflik di Flores Timur

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meresmikan bantuan rumah untuk korban konflik di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 16 Juli 2026.
Kegiatan peresmian tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Adonara Barat.
Bantuan berupa 52 unit hunian tetap dan 2 unit sumur bor di Desa Bugalima itu, diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, kepada warga terdampak konflik.
Suharyanto mengatakan, peresmian tersebut merupakan simbol komitmen dan sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan kehidupan sosial, ekonomi, dan fisik masyarakat pascakonflik.
Dia berharap, bantuan tersebut segera dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan warga terdampak.
"Besar harapan saya masyarakat Adonara Barat dapat semakin kuat, rukun, dan produktif dalam membangun daerahnya,” ujarnya.
Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan ikrar damai dan pertukaran cinderamata berupa sarung sebagai simbol perdamaian antara tokoh masyarakat Ilepati dan Bugalima, serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga.
BNPB juga menyerahkan 52 paket sembako, 52 kasur lipat, 52 selimut, 52 matras, 52 kitchen set dan kompor minyak, 52 hygiene kit dan paket makanan ringan untuk anak-anak.
Untuk diketahui, warga Desa Ilepati dan Desa Bugalima terlibat bentrok pada Senin, 21 Oktober 2024.
Akibat bentrok tersebut, 51 unit rumah hangus terbakar, empat orang mengalami luka, dan dua orang meninggal dunia. Bentrokan antarwarga ini dipicu masalah sengketa tanah adat.
Sebelumnya: MPR Gelar Agenda Sarasehan Nasional di Riau, Bahas Obligasi Daerah
Selanjutnya: 1 Prajurit TNI Gugur Akibat Ledakan Gudang Amunisi Madiun, 6 Alami Luka
Artikel Terkait
- Rahasia Tubuh Bugar Kylian Mbappe, dari Pola Makan hingga Latihan
- BPH Migas Kawal Upaya Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Antrean BBM di SPBU Berangsur Terurai
- Link Cek Desil Kemensos Juli 2026, Cukup Masukkan NIK KTP
- Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa
- Pramono: Kalau Ada Lift Rusak, Segera Diperbaiki!
- Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam
- Tahun 2027, Pabrik Kimia Chandra Asri Rp 14,3 Triliun Siap Operasional
- Lalin di Sejumlah Ruas Jalan Arteri Jakarta Macet
