Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini

Jumlah tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait saat bertemu dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Minggu (19/7/2026).
"Pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah tidak layak huni pada tahun 2026, meningkat signifikan dibandingkan target tahun 2025 yang mencapai 45.000 unit," tulis Setkab dalam akun Instagram @sekretariat.kabinet, Minggu.
Dalam pertemuan tersebut, Maruarar dan Teddy juga membahas percepatan pelaksanaan Program BSPS atau program bedah rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat," jelasnya.
Pemerintah juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi antara kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah agar pelaksanaan program berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan efektif.
"Melalui kolaborasi yang semakin kuat, pemerintah berharap penyediaan hunian yang layak dapat dipercepat sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah," jelasnya.
Sebelumnya: Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas
Selanjutnya: Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi
Artikel Terkait
- Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
- Kronologi Wisatawan China Tewas di Labuan Bajo, Terbawa Arus Setelah Dihantam Gelombang
- Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki
- Indonesia Bangun Pusat Pembibitan Babi Berstandar Internasional, Datangkan 546 Indukan dari Denmark
- Sudah Ada 324 RPTRA di Jakarta, Pramono Akan Tambah Lagi Dekat Permukiman
- Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak
- Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi
- Kebakaran di TPS Liar Cikeas Terjadi Sejak Pekan Lalu, Asap Kini Muncul Lagi
