Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar

Kemudian di Kabupaten OKU Timur, titik api terdeteksi di Desa Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, dengan luas lahan terbakar sekitar 2 hektare. Adapun di Kabupaten Banyuasin, kebakaran melanda lahan seluas sekitar 15 hektare di Desa Pulau Muning, Kecamatan Sembawa.
Ferdian mengatakan, kebakaran di dua lokasi di Kabupaten Ogan Ilir telah berhasil dipadamkan.
"Untuk di Kabupaten Ogan Ilir, kebakaran lahan di Desa Bakung dan Lorok telah berhasil dipadamkan," katanya, Rabu (15/7/2026).
Namun, upaya pemadaman masih terus dilakukan di Kabupaten Banyuasin dan OKU Timur. Hingga saat ini, lahan yang berhasil dipadamkan di Banyuasin baru mencapai sekitar 5 hektare, sedangkan di OKU Timur sekitar 0,20 hektare.
"Untuk di Banyuasin, lahan yang padam baru lima hektare dan OKU Timur 0,20 hektare yang padam. Saat ini kami masih berupaya untuk memadamkan api di wilayah yang terbakar," ujarnya.
Ferdian menjelaskan, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama jauhnya lokasi titik api dari sumber air. Kondisi tersebut memaksa petugas membawa pompa pemadam dengan berjalan kaki menuju lokasi kebakaran.
Selain itu, medan di Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, didominasi vegetasi kayu gelam yang rapat dan mudah terbakar sehingga menyulitkan proses pemadaman.
"Ini menjadi bahan bakar yang sangat potensial. Jadi tim perlu berhati-hati dan cermat," katanya.
Sementara di Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, luasnya area yang terbakar serta banyaknya material mudah terbakar membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama.
"Untuk wilayah Sembawa, lokasi bahan bakarannya banyak dan lumayan luas. Jadi butuh waktu memadamkannya supaya memastikan api tidak menyebar atau menyala lagi," ujar Ferdian.
Sebelumnya: Mengapa Melakukan Rutinitas Skincare Bisa Bantu Kelola Stres
Selanjutnya: Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
Artikel Terkait
- Pria di Bandung Tewas Ditusuk Saat Tagih Utang Rp 200 Ribu
- Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer
- 5 Siswa SD di Surabaya Ciptakan Aplikasi Bahasa Isyarat hingga Juara IMPACT Fest 2026
- Dosen UGM Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU
- Hutan Mangrove Digunduli di Rokan Hilir, Pengamat Lingkungan: Perbaiki Akar Persoalannya
- Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas
- BRIN: Papua Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Indonesia, Simpan Ribuan Spesies Endemik
- Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
