Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari

"Perawatan instalasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung," kata Syahrul dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).
Menurut Syahrul, selama proses perawatan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota ke jaringan distribusi PAM Jaya harus disesuaikan.
Akibatnya, sekitar 55.272 pelanggan berpotensi mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian sementara aliran air.
Adapun tujuh wilayah yang terdampak meliputi Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.
PAM Jaya mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air sebelum pekerjaan dimulai serta menggunakan air secara bijak selama pasokan masih mengalami penyesuaian.
Sebagai langkah antisipasi, PAM Jaya juga menyiapkan distribusi air bersih gratis melalui mobil tangki bagi pelanggan rumah tangga maupun fasilitas pelayanan publik, seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial.
Pelanggan yang membutuhkan pasokan air bersih dapat menghubungi Call Center PAM Jaya di nomor 1500 223 untuk mengajukan permintaan pengiriman mobil tangki.
PAM Jaya memperkirakan pasokan air akan kembali normal secara bertahap mulai 23 Juli 2026.
Sebelumnya: 142 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Kota Tasikmalaya Nonaktif, Status UHC Terancam Batal
Selanjutnya: Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
Artikel Terkait
- Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan
- Jual Lotion dan Kosmetik Ilegal, Sejoli di Malang Diringkus Polisi
- Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Lionel Messi: Rasa Sakitnya Luar Biasa
- Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara
- Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru
- Nagita Slavina Cari Talenta Muda Berbakat dari Cabor Basket
- Sebanyak 41,5 Juta Hektar Tutupan Hutan Berisiko Mengalami Deforestasi
- BRIN Diminta Prabowo Cari Sumber Air Baru, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim
