Viral Sopir Angkutan Dipalak Modus Tiket Parkir di Tanah Abang Jakpus

Sebuah video viral di media sosial terkait pengakuan seorang sopir angkutan yang dipalak dengan modus tiket parkir di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi akan mengusut dugaan tersebut.
Dilihat dalam video yang beredar, Selasa , sopir tersebut mengaku diberi tiket parkir senilai Rp 25 ribu. Namun, ia mengaku hanya memberikan Rp 10 ribu.
Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prastyo memastikan akan menindaklanjuti informasi tersebut.
"Terkait informasi tersebut akan segera kami cek," kata Dhimas saat dikonfirmasi, dilansir Antara.
Jika ditemukan adanya pelanggaran, polisi memastikan akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kembali ke video tersebut, sang sopir mengaku dimintai uang usai keluar dari Mal Thamrin City.
"Tadi sempat diminta uang Rp 25.000. Saya kasih Rp 10.000 lalu dikasih tiket parkir," ujarnya dalam video tersebut.
Menurut Wiwin, ia tidak memarkirkan kendaraannya di lokasi tersebut, melainkan hanya melintas setelah keluar dari kawasan pusat perbelanjaan.
Pengakuan serupa disampaikan sopir lainnya, Ramos. Ia mengaku pernah mengalami kejadian serupa dan sempat menolak membayar karena hanya melintas.
"Saya pernah juga diminta uang seperti itu dan dikasih tiket. Padahal saya hanya lewat," katanya.
Sebelumnya: Guru SD di Lubuklinggau yang Pukul Siswa Diistirahatkan Mengajar, Tak Lagi Jadi Wali Kelas
Selanjutnya: Anton Eks Drummer Sheila On 7 Menikah di Usia 47 Tahun
Artikel Terkait
- Pemobil di Chili Tabrak Kerumunan Festival, 6 Orang Tewas
- Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri
- Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
- Reaksi PKB ke Gus Yahya yang Sebut Cak Imin Tak Pernah Jadi Pengurus NU
- Ganda Monster China Mundur, Ana/Trias Lolos Perempat Final Japan Open
- Cegat Pencuri Motor di Matraman, Tukang Ojek Luka Kena Tembak
- Ditunjuk Jadi Direktur Sepakbola, "Misi Penebusan" Alfredo Vera di Persipura
- Geger Mayat Membusuk Ditemukan di Rumah Kosong Tanah Sareal Bogor
